Beranda Berita

45 Tahun Eksis, Sarirasa Group Sudah Miliki 60 Outlet Restoran

45 Tahun Eksis, Sarirasa Group Sudah Miliki 60 Outlet Restoran

JAKARTA – Sarirasa Group yang membawahi berbagai macam restoran dengan brand Sate Khas Senayan baru saja merayakan ulang tahun ke-45, Jumat (11/10/2019).

Perusahaan pemilik beberapa brand restoran seperti Sate & Seafood Senayan, TeSate, TeKote dan Gopek ini sudah memiliki 60 cabang yang tersebar di Jakarta, Depok dan Tangerang.

“Kalau Sate Khas Senayan sendiri sampai hari ini ada 52 cabang, ke depannya ada pembukaan cabang di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Akumulasi dari semuanya ada lebih dari 60 di Jakarta, Tangerang dan Depok,” ujar Innez Junianthy, marketing communication CV Sari Rasa Group saat menggelar media gathering di Sate & Seafood Senayan, Jakarta. Jumat.

Inezz menyebutkan ekspansi akan dilakukan dengan membuka convention hall yang dinamakan Bale Nusa dan Gopek House di kawasan Pakubuwono, Jakarta, ditambah peluncuran beberapa gerai baru di berbagai daerah.

“Bale Nusa belum launching, tapi Bale Nusa itu akan ada di Sate & Seafood Pakubuwono yang akan diubah menjadi convention hall. Kita melihat banyak masyarakat yang ingin bikin acara seperti ulangtahun, gathering atau mungkin lamaran, nah kita menyiapkan convention hall bekerja sama dengan Sari Rasa Catering,” kata Innez.

“Ke depannya kita akan bikin Gopek House, lokasinya di Sate & Seafood Senayan, Pakubowono juga, itu street food yang bisa untuk keluarga,” lanjutnya.

Innez memaparkan salah satu rahasia eksistensi Sari Rasa Grup hingga saat ini adalah brand restoran yang memiliki pasarnya sendiri, ditambah dengan sajian makanan khas Indonesia yang beragam.

“Menu kita selain ada daging, ada sayurnya untuk balancing. Setelah makan sate di TeSaTe, kami sediakan buah atau di tesate ada herbal infuse. Kalau Sate Khas Senayan sendiri untuk makanannya lebih berfokus pada makanan Jawa dan Bali, sedangkan kalau TeSaTe kita all-Indonesia. Kalau untuk Gopek, kita Indonesia peranakan ada bakso lebih streetfood seperti bakmie, kwetiau, bihun,” terangnya.

Innez menyebutkan target utamanya memang keluarga, sedangkan angka pengunjung tertinggi terjadi pada siang, malam dan weekend.

Terkait Gopek House Innez menyebut millennial, anak muda dan individual sebagai target market.

Innez menyebutkan sejauh ini outlet yang ada ramai didatangi pengunjung. “Mulai dari bandara, standing outlet hingga mal, semua ramai,” ujarnya.