Beranda Berita

10 Saham Paling Diincar Asing pada Perdagangan 18 Februari

10 Saham Paling Diincar Asing pada Perdagangan 18 Februari

JAKARTA – Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. tercatat menjadi yang paling aktif diperdagangkan oleh investor asing pada perdagangan hari ini, Selasa (18/2/2020).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi TLKM tersebut memimpin daftar saham teraktif yang paling diincar oleh investor asing dengan total pembelian saham mencapai sekitar 19,07 juta lembar saham.

Saham berikutnya yang paling diincar oleh investor asing adalah saham PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) dengan total pembelian saham mencapai sekitar 10,36 juta lembar saham (lihat tabel).

Masing-masing harga saham TLKM dan PWON hari ini berakhir di level Rp3.620 dan Rp600 per lembar saham.

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penguatan 0,33 persen atau 19,44 poin di level 5.886,96.

Sebanyak 8 dari 9 sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin industri dasar (+1,86 persen) dan properti (+1,47 persen). Satu-satunya sektor yang berakhir di zona merah hanya finansial (-0,35 persen).

Dari 682 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 218 saham menguat, 145 saham melemah, dan 319 saham stagnan.

Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) yang masing-masing naik 3,39 persen dan 10 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG.

Meski demikian, aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing berlanjut senilai sekitar Rp259,76 miliar pada perdagangan hari ini, berdasarkan data BEI.

Adapun total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai sekitar Rp5,94 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 8,09 miliar lembar saham.

Berikut adalah 10 saham teraktif yang diperdagangkan oleh investor asing:
Saham Volume (lembar saham)
TLKM 19.073.100
PWON 10.361.200
BMRI 8.466.500
MDKA 8.292.100
BRPT 6.375.100
FREN 6.368.800
DADA 6.300.900
BWPT 3.696.400
BMTR 3.672.000
BHIT 3.531.800

Sumber: BEI

sumber artikel: bisnis.com